SPETRA

SPETRA Merupakan Inovasi teknologi komunikasi yang diciptakan oleh 3 Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Mereka adalah Edward Mesak Dua Padang, Adjie Rosyidin, dan Arief Yoga Pangestu dari Teknik Informatika UM. Dibawah bimbingan bapak Azhar Ahmad Smaragdina S.Pd., M.Pd., ketiga mahasiswa tersebut berhasil menciptakan aplikasi SPETRA.

Aplikasi SPETRA diciptakan dengan latar belakang kemampuan bahasa asing masyarakat Indonesia yang masih rendah. Dari data EF EPI pada tahun 2019, Indonesia menempati urutan 51 dari 88 negara dunia dengan status penguasaan bahasa Inggris rendah.

Penguasaan bahasa asing yang rendah ini membuat wisatawan asing enggan untuk datang ke Indonesia karena kesulitan komunikasi. Mereka lebih memilih Singapura atau Malaysia dengan kecakapan bahasa asing yang lebih baik.

Untuk mengatasi masalah ini, SPETRA menjadi solusi.

Aplikasi SPETRA diintegrasikan dengan earphone wireless yang dapat dijumpai di pasaran. Melalui earphone, input suara dari para pengguna dapat terekam oleh aplikasi dan kemudian diterjemahkan dan memberikan output suara melalui earphone tersebut.

Melalui inovasi aplikasi SPETRA, seseorang tidak perlu lagi menekan tombol atau saling bertukar smartphone untuk menerjemahkan suara bahasa tertentu.